Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana Provinsi Papua Siap Sukseskan PON ke XX Tahnun 2020

Kekerasan di Papua Cukup Variatif

Ditulis pada : Maret 31st, 2015 | Penulis : ette watken | Kategori : Berita Utama, News _MG_9398

_MG_9398Kekerasan bukanlah hal yang baru dalam kehidupan manusia di muka bumi ini, sejak kehadiran manusia, sejak itu pula hadir kekerasan, karena kekerasan merupakan bagian dari tubuh manusia sendiri yang sering di kenal dengan nama EQ (Emosional Question) dan IQ (Inteieclual Question), seperti yang diungkapkan Assiten Bidang Umum Setda Provinsi Papua Ibu Rosina Upessy, SH dalam acara pembukaan kegiatan Pelatihan Paralegal Anak di Hotel Horison Jayapura, lanjut Assisten III jadi klau IQ tinggi bagus, namun klau EQ tidak dikendalikan akan berdampak buruk bagi kehidupan manusia sendiri. sesungguhnya untuk menghapus kekerasan itu bukan hal yang mudah namun dapat di kendalikan agar tidak menimbulkan korban.

Kekerasan di Papua cukup variatif antara lain : kekerasan terhadap perempuan dan anak terjadi di dalam Rumah Tangga, Sekolah, Tempat Kerja, Fasilitas Umum ( angkutan umum, pasar, terminal, daerah konfil entik, sampe sejak dalam kandungan pun sudah mengalami kekerasan, oleh karenanya pelatihan paralegal anak yang merupakan salah satu yang wajib dilakukan oleh penyelenggara pembangunan perlindungan anak di Provinsi Papua secara umum dak kota Jayapura secara khusus.

Sebelum mengakhiri sambutan tertulis Gubernur Papua, Assisten III Bidang Umum itu mengatakan bahwa Gubernur berpesan semoga pelatihan ini memenuhi kebutuhan pendampingan akan pemahami, pengetahuan dan pendampingan hukum bagi yang bekerja dengan isu perlindungan korban dan pelaku tindak kekerasan dan untuk mewujudakan Papua Bangkit dan Mandiri.

Sementara itu Ketua Panitia Kegiatan dalam laporannya mengatakan Peserta yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 20 orang. Pesertanya terdiri dari Organisasi Gereja, Lembaga Bantuan Hukum, Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kota Jayapura, dan P2TP2A Kota Jayapura.

Kegiatan ini selain menghadirkan Narasumber Dari Polda Papua dan LBH Apik Papua juga mendatangkan Yayasan Rifka Anisa – Yogyakarta yang sudah menangani berbagai kasus yang menimpah Anak korban kekerasan. (ette)

 

Tinggalkan Balasan